My Lost Diary - Sumpah! dulu aku pernah GEMUK
Kalian pernah membayangkan bahwa sebenarnya kegemukan adalah sebuah mimpi terburuk di dunia?
Aku akan bercerita sedikit tentang kenangan kelam tubuhku yang gemuk. Aku menghadapi masa-masa sulit waktu itu, dimana semua orang mencemoohku di hadapan umum dan membuatku malu. mereka selalu saja mempermasalahkan bentuk tubuhku yang memang kuakui saat itu aku bertambah gemuk. dengan tinggi hanya 155 cm dan berat badan 59 kg. Akupun merasa keadaanku begitu buruk dan terpuruk.
Banyak orang yang sepertinya tak dapat menerima keadaanku waktu itu. Sepanjang hari aku memikirkan cara bagaimana cara mengecilkan tubuh dengan cepat. Aku banyak makan sayuran kalah itu, sampai-sampai mengharamkan nasi untuk kukonsumsi. Aku hanya meminum air putih dan kalau ingin, terkadang meminum susu tanpa lemak. sampai akhirnya aku merasa frustasi-benar-benar putus asa. segala cara sudah kulakukan bahkan aku mengkonsumsi obat diet dengan berbagai macam merk. dan akhirnya asam lambung yang kudapatkan. Seterkenal apapun obat yang kukonsumsi tetap saja tak menjanjikan keinginanku untuk kurus.
Sampai pada akhirnya konsistenti yang kuambil selama 2 bulan lebih, mampu mewujudkan berat badanku secara normal. Allah mendengar doaku. Aku memang mengkonsumsi obat diet, namun kupadu dengan teknik diet lain yaitu OCD, sebagaimana terkenalnya cara itu. Selama sebulan, aku tidak mengalami perubahan bahkan membuatku jera nyaris tak peduli dengan keadaanku. Dan tanpa kusadari banyak yang mengatakan bahwa aku terlihat berbeda dengan kedua pipi yang menghilang. dulu saat berat badanku 59 kg, aku memiliki pipi yang tembam dan badan yang gempal. namun setelah kutimbang lagi, ternyata berat badanku sudah dalam 50 kg dan tinggi badanku menjadi 157 cm, ajaib bukan?
Aku tidak mempunyai resep khusus selain mendisiplinkan diri. Aku tetap mengharamkan nasi, aku tidak pernah sekalipun mencicipi minuman bersoda lagi, aku tidak mau menyentuh makanan yang di goreng. Aku menyiksa diriku sendiri demi terlihat baik di hadapan orang lain. dan sejak saat itu, kepercayaan diriku kembali muncul. aku berani tampil di hadapan mereka dengan lebih baik, dengan jilbab dikepalaku dan pakaian yang lebih baik dari kemarin-kemarin. Aku merasa bangga dengan usahaku selama ini dan tetap kujalani dihari-hari berikutnya.
Tidakkah menyakitkan jika bentuk tubuhmu dipermasalahkan oleh orang lain disetiap waktu dan tempat? bukankah itu menyakitkan? dan kau pasti tidak ingin diperlakukan seperti itu oleh siapapun yang tidak lebih baik darimu. Akupun demikian, cintai dan sayangilah dirimu sendiri, rawat dengan baik sebagaimana Allah telah memberikan kesempurnaan yang tiada tara bagimu. Apapun yang mereka katakan padamu, sejelek dan sesakit apapun itu, terimalah dengan senyuman tulus, maka suatu hari nanti Allah akan membalikkan semua ucapan mereka bahkan lebih buruk. Percayalah, bahwa aku telah mengalaminya sendiri. Mereka yang sekarang mencomoohku tidak lebih baik dariku, untuk sekarang.
Aku menjauhi mereka semua karena kesakitan yang selama ini kurasakan. walaupun aku sudah memaafkan mereka, namun aku tak mau lagi melihat mereka apapun alasannya. Aku memiliki kehidupan sendiri dan mampu kujalani tanpa mereka. Aku memiliki segala sesuatu yang mereka tak punya. Aku mampu memunculkan kualitas diriku yang lebih baik dari apa yang mereka katakan. Kalian semua yang pernah atau sekarang merasakan hal yang sama sepertiku, percayalah bahwa kalian jauh lebih baik dari yang mereka katakan. Mereka hanya bisa menilai kalian dari luar yang tak tahu pasti keadaan dalam hatimu. Berjanjilah pada dirimu bahwa kau tidak akan menangis lagi Karena cemoohan mereka yang begitu menyayat hati. Ini hidupmu sendiri! kau mampu menjalaninya tanpa harus mempedulikan mereka yang tak mampu menghargaimu. Ingat! Mereka tak jauh lebih baik darimu! Kau adalah yang terbaik yang Allah turunkan dimuka bumi ini dengan kualitas iman yang luar biasa sempurna. Ingat! bahkan mungkin nabi juga pernah melakukan salah.
Aku dan Kau tidaklah jauh berbeda. Yang membedakan kita di mata Allah hanyalah kadar iman. Maka cintailah dirimu dan anggap semua sama saja.
salam, Semoga hari ini membawa berkah untuk kita semua.
Tersenyumlah.
Kenangan Foto di Solo tahun 2013 lalu. Bisa kalian lihat betapa tembamnya wajahku dan tubuhku yang gempal.









19 Mei 2014 pukul 19.49
Daebaaaaakkkk :D
20 Mei 2014 pukul 22.30
Adek, terimakasih sudah mampi.. senang bisa bertemu di blog baru :)