Aku tak pernah merasakan hal ini sebelumnya. ketika aku jatuh cinta dan menemukan dia, dalam kenangan lamanya. dalam sebuah foto dia tersenyum, tertawa-berbagi cinta dan cerita dengan sahabat-sahabatnya. Aku tak pernah menyangka, jika aku dapat melihatnya lagi. Dalam satu gambar yang membuat hatiku menlonjak bahagia, sungguh. Aku bahagia.
belum nanti pada saatnya jika aku dapat menyentuhnya, menggenggam jemarinya, dan menautkan jemari kami. berjalan berdua menyusuri bibir pantai. membiarkan angin dan ombak laut menyeruak, mengisi kebahagiaan kami bersama. aku tidak tahu apa yang akan kulakukan, barang melihatnya dalam gambar saja sudah membuatku menangis, berteriak histeris karena begitu bahagia. Dia, sudah merebut seluruh hatiku dan menutup segala perhatianku terhadap yang lainnya.
Dia bukanlah seseorang yang sempurna, bagimu. berbeda bagiku. Dia juga kelewat biasa saja. Sungguh, bahkan aku tidak tahu kenapa aku begitu menyukainya, saat pertama kali melihatnya, dia tersenyum padaku. yang membuatku berhenti bernapas, sesak. namun seluruh tubuhku bergetar, seolah ada listrik yang menjalar kesetiap bagian tubuhku, aku tidak tahu kenapa. Sejak saat itu, aku terus memikirkannya-tanpa kusadari dan kuinginkan. Aku membayangkannya dia menjadi milikku. hal ini kurasakan bukan hanya sekali, dua kali, namun setiap hari dan itu~ membuatku gila.