Aku gagal jika ...
Banyak hal yang kutahu tentang kepenulisan untuk saat ini. Berkat bantuan mbak Agusmita, aku banyak tahu tentang seputar dunia kepenulisan..
Kali ini beliau berbagi tentang tips menjadi penulis sukses. Sekalipun talenta menulis mengalir dalam diri anda, anda tetap gagal jika hal-hal berikut ini masih ada dalam diri anda. Ya… ini bukan sekedar menjadi penulis dalam jangka pendek, tapi bagaimana memiliki karakter penulis sukses sejati yang tak mudah lekang oleh waktu atau mudah hilang ditelan zaman.
Simak tips berikut. Ia berisi hal-hal yang tak sepatutnya ada pada diri seorang penulis sejati.
1. Anda tidak mencintai yang anda lakukan. Sangat menyiksa saya pikir jika seorang yang ingin menjadi
penulis tidak senang menulis. Padahal ia sangat ingin sekali bisa menulis dengan baik dan benar. Ia sangat
ingin melihat tulisannya terbit segera.
Anda akan sukses jika anda melakukan hal yang anda sukai. Sebab, tanpa kenal lelah dan waktu, anda akan senang melakukan yang anda kerjakan. Bila anda suka menulis, maka dari sekarang menulislah dengan rutin
dan tekun. Beberapa jam dalam sehari selama satu atau dua tahun, menulislah dengan senang dan bersemangat, tidak dengan merasa berat dan menggerutu.
2. Merasa tahu semuanya. Pada asalnya yang kita tahu amatlah sedikit. Apa yang nampak di depan mata dan apa yang mampu kita ingat hanya secuil dari pengetahuan yang maha luas. Karena itu, kita tidak boleh merasa tahu segala.
Berhenti belajar, tidak mencari pengetahuan yang mendukung tulisan adalah masalah besar bagi penulis. Sebab bagaimana bisa menebarkan pengetahuan sementara ia sendiri tidak memilikinya. Seorang penulis harus terus membaca banyak hal dan kejadian. Ia harus belajar kepada setiap kepala dan benda. Tujuannya agar pengetahuan yang ia sebarkan bermutu tinggi dan kaya “gizi”, tidak asal tulis.
3. Tidak tahu mengatur waktu. Pengaturan waktu amat penting dalam menyelesaikan tulisan. Kesalahan dalam mengatur waktu bisa berakibat fatal terhadap penerbitan karya tulis kita. Waktu hidup kita sebenarnya amat terbatas. Hanya 24 jam sehari untuk melakukan banyak kegiatan yang harus diselesaikan. Kita butuh pengaturan waktu yang baik dan benar untuk mengerjakan tugas-tugas harian kita, termasuk menyelesaikan target menulis harian.
4. Tidak belajar dari kesalahan. Lumrah manusia berbuat kekeliruan. Tapi melakukan kesalahan yang sama
berulang kali jelas bukan hal yang baik. Belajarlah dari kesalahan yang pernah anda buat, jauhi dari niat untuk mengulanginya.
Namun bukan berarti anda tidak boleh salah. Tingkatkan kualitas tulisan anda dengan banyak
praktek dan belajar. Teruslah menulis walaupun tahu akan salah. Selama anda masih dalam tahapan belajar, maka kesalan adalah teman terbaik. Namun anda harus mengambil pelajaran darinya. Seperti perkataan Malcolm Forbes, “Failure is success if we learn from it.” Maksudnya, kesalahan adalah kesuksesan bila kita belajar darinya.
Mari kita berintropeksi diri. Semoga empat hal di atas tidak mengambil tempat tinggal dalam diri kita...







0 Response to "Aku gagal jika ..."
Posting Komentar